22 Desember 2011

Luncurkan Buku Cerita Pramuka


Menjadi ibu rumah tangga, tidak hanya berfikir mengurusi pekerjaan rumah, mengurus anak serta melayani suami. Lebih dari itu, ibu rumah tangga juga bisa berkarya. Seperti usaha Unun Triwidana, mampu menjadi penulis buku cerita tentang pramuka.
Gedung Pramuka di Jalan Ahmadyani Kabupaten Ciamis, Minggu (18/12) dipenuhi kaum hawa. Pada pertemuan tersebut membahas soal bagaimana seluk beluk mengikuti kegiatan pramuka. Acara yang dimulai pukul 12.00 tersebut tak lain membedah buku dan Seminar Keputrian. Hadir sebagai pembicara adalah Unun Triwidana.
Perempuan yang akrab disapa Nunu itu adalah penulis buku berjudul Jam Proud To Be Scout/Banga Jadi Pramuka, yang baru-baru ini diluncurkan. “Menulis buku tersebut terinspirasi dari cerita pribadi dan teman-temannya saat pramuka. Di dalamnya diulas cerita-cerita lucu. Juga menulis kejadian mengerikan kecelakaan waktu rombongan pramuka yang naik mobil truk terguling sampai banyak yang meninggal,” ungkap Unun yang lahir di Mojokerto 5 Maret 1987 itu.
Unun mengaku, penulisan buku tidak dilakukannya sendirian. Melalui facebook, dia mengajak teman-temannya menulis cerita masalah pramuka. Tujuh bulan lamannya —sejak April hingga November— buku dengan jumlah halaman 2+V III dengan 60 judul di dalamnya itu kelar dan diluncurkan.
“Awalnya banyak yang menolak buku tersebut. Namun saya pasarkan lewat facebook. Dan bersyukur, akhirnya banyak yang suka juga. Satu bulan kemarin yang laku mencapai 160 buku,” ujar dia.
Harga satu buku Rp 43.800. Kini perempuan berkedung itu sibuk mengejar target penjualan 300 buku dalam waktu tiga bulan. “Saya tidak menyangka berhasil dan jadi buku. Padahal saya hanya lulusan SMA dan hanya ibu rumah tangga,” ulasnya merendah.
Dirinya berharap, buku yang telah diluncurkan itu menjadi motivasi buat anak-anak pramuka di seluruh Indonesia. “Saya juga tidak akan berhenti sampai di sini. Akan terus berkaya dan menulis mengenai tentang pramuka,” ambisinya.
Sementara Indra Kurniawan, ketua panitia acara bedah buku merasa tak percaya bahwa Unun bisa hadir. Termasuk dirinya bangga ternyata peserta bedah buku pun membeludak.
Diakuinya, bedah buku tersebut berawal perkenalan dengan Unun lewat facebook. ”Teryata bisa terlaksana bedah buku. Mudah-mudahan menjadi wawasan bagi anggota pramuka,” jelas Indra yang juga Ketua Dewan Kerja Cabang Pramuka Kabupaten Ciamis.
Kapala Pusat Pendidikan dan Latihan Cabang (Pusdiklatcab) Kabupaten Ciamis Didi Ruswendi juga menyambut baik hadirnya buku pramuka. Setahu dirinya, belum ada satu pun buku yang mengulas seluk-beluk tentang pramuka selain yang diluncurkan Unun. “Isinya tentang pengalaman dan cerita tentang pramuka. Yang bikin bangga, ibu rumah tangga bisa menulis buku tentang pramuka yang memang dulunya pernah aktif di pramuka,” kata Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwarcab Pramuka Kabupaten Ciamis itu. (*)

Tidak ada komentar: